Bersuara Tidak Dengan Bersuara

Posted: September 16, 2013 in Indonesia
Tags: , ,
demokrasi

google.com

Pada zaman penjajahan anak bangsa Indonesia mengeluarkan pendapat dengan cara bersuara keras, berkeringat, dan berdarah. Cara itu tidak berlaku lagi saat ini, anak bangsa tidak perlu lagi bersuara keras untuk mengeluarkan pendapat, tidak perlu lagi berkeringat, dan tidak perlu lagi berdarah.

Sekarang saatnya anak bangsa Indonesia berpikir untuk mengeluarkan pendapat dengan cara yang intelektual. Semua yang dilakukan harus rasional dan dapat diterima oleh semua kalangan. Sebab, semua cara yang dilakukan dengan kekerasan tidak akan pernah selesai.
Bagaimana cara mengeluarkan pendapat dengan cara intelektual? Kita dapat melakukannya dengan meraih prestasi-prestasi dalam bidang akademik ataupun non akademik, merubah cara berpikir kita, merubah sikap-sikap kita, dan masih banyak yang lainnya.

Mari kita semua yang merasa masih dirinya adalah Putera Puteri Indonesia, keluarkan pendapat kalian, semangat kalian untuk membangun negeri ini, membangun tanah Ibu Pertiwi dengan cara yang lebih baik.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s